Cool Blue Outer Glow Pointer
Tampilkan postingan dengan label IPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Februari 2014

Daftar Nama Asam-Basa Kuat & Lemah

Asam Kuat :

1. Asam klorida       (HCl)
2. Asam nitrat         (HNO3)
3. Asam sulfat         (H2SO4)
4. Asam perklorat   (HClO4)
5. Asam iodida       (HI)
6. Asam klorat       (HClO3)
7. Asam bromida    (HBr)

Basa kuat :

1. Litium hidroksida       (LiOH)     
2. Natrium hidroksida    (NaOH)
3. Rubidium hidroksida  (RbOH)    
4. Kalsium hidroksida     (Ca(OH)2)
5. Kalium hidroksida      (KOH)
6. Stronsium hidroksida  (Sr(OH)2)
7. Sesium hidroksida       (CsOH)
8. Berilium hidroksida Be (OH)2)
9. Magnesium hidroksida  (Mg(OH)2)
10. Barium hidroksida      (Ba(OH)2)

Asam lemah :

1. Asam karbonat               (H2CO3)
2. Asam asetat (Asam cuka) (CH3COOH)
3. Asam fluorida                 (HF)
4. Asam format                   (HCOOH)
5. Asam sitrat                     (C6H8O7)
6. Asam sianida                  (HCN)
7. Asam nitrit                     (HNO3)
8. Asam borat                    (H2Bo3)
9. Asam hipoklorit            (HClO)
10. Asam antimonit            (H2SbO3)
11. Asam antimonat            (H2SbO4)
12. Asam stanat                  (H2SnO3)
13. Asam stanit                   (H2SnO2)
14. Asam plumbat               (H2PbO3)
15. Asam plumbit                (H2PbO4)
16. Asam oksalat                 (H2C2O4)
17. Asam benzoat              (C6H5COOH)
18. Asam silikat                    (H2SIO3)
19. Asam sulfit                   (H2SO3)
20. Asam sulfida                (H2S)
21. Asam fosfit                   (H3PO3)
22. Asam finol                   (C6H5OH)
23. Asam arsenit               (H3AsO3)
24. Asam arsenat               (H3AsO4)
25. Asam flosianat             (H5CN)
26. Asam fosfat                 (H3PO4)
27. Asam askorbat             (C5HO6)
28. Asam laktat                  (C3H5O3)

Basa lemah :

1. Amonium hidroksida          (NH4OH)
2. Aluminium hidroksida        (Al(OH)3)
3. Besi (III) hidroksida            (Fe(OH)3)
4. Amoniak                           (NH3)
5. Besi (II) hidroksida             (Fe(OH)2)
6. Karbosium hidroksida        (CA(OH)3)
7. Nikel hidroksida                (Ni(OH)2)
8. Seng hidroksida                 (Zn(OH)2)
9. Tembaga (II) hidroksida   (Cu(OH))
10. Bismut hidroksida            (Bi(OH)3)
11. Perak hidroksida              (Ag(OH))
12. Emas (I) hidroksida          (Au(OH))
13. Emas (III) hidroksida        (Au(OH)3)
14. Tembaga (I) hidroksida    (Cu(OH)2)
15. Kadmium hidroksida         (Cd(OH)2)
16. Raksa (I) hidroksida        (Hg(OH))
17. Raksa (II) hidroksida       (Hg(OH)2)
18. Mangan hidroksida        (Mn(OH)2)
19. Timah (IV) hidroksida     (Sn(OH)4)
20. Timbal (II) hidroksida    (Pb(OH)2)
21. Timah (II) hidroksida      (Sn(OH)2)
22. Kobalt (III) hidroksida    (Co(OH)3)
23. Kobalt (II) hidroksida     (Co(OH)2)
24. Anilia                            (C6H5NH2)
25. Dimetilamina                ((CH3)2 NH)
27. Hidroksilamida             (HONH2)
28. Metilamina                   (CH3 NH2)
29. Urea                           (H2NCONH2)
30. Glukosa                       (C6H2O6)


Semoga bermanfaat... :)

Minggu, 03 November 2013

CARA KERJA PENGAMATAN PRAKTIKUM HUKUM LAVOISIER


LAPORAN
CARA KERJA PENGAMATAN PRAKTIKUM
HUKUM LAVOISIER

Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas ujian praktek Kimia pada semester II tahun 2012-2013





Oleh:
NUR FATIMAH
121310216
X-7



DEPARTEMEN PENDIDIKAN
SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 2 CIAMIS
JL. KH Ahmad Dahlan No. 02 É(0265)771709 Ciamis 46216
2013









CARA KERJA PENGAMATAN PRAKTIKUM
HUKUM LAVOISIER

*Tujuan : menemukan berlakunya hukum lavoisier pada praktikum ini.

*   Alat dan Bahan
Alat-alat   : a. sendok makan 1 buah
                    b. timbangan 1 buah
                    c. balon 1 buah
                    d. botol aqua 1 buah
                    e. cobrong 1 buah
                    f. karet gelang 1 buah
Bahan      : a. sitrun
                    b. soda kue
                    c. air







*   Cara dan Pengamatan
CARA
PENGAMATAN
1.    Sediakan alat dan bahan-bahan yang digunakan untuk praktikum
-
2.    Masukan air kedalam botol sebanyak 1/3 dari botol nya.
-
3.    Ambil sitrun dan takar dengan menggunakan sendok makan. Takaran nya satu sendok makan.
-
4.    Sitrun tersebut masukan ke dalam botol yang berisi air tersebut dengan menggunakan corong.
Sitrun yang dimasuk kan kedalam botol berisi air belum terjadi reaksi apapun kecuali percampuran antara air dengan sitrun.
5.    Ambil soda kue dan takar dengan menggunakan sendok makan. Takaran nya satu sendok makan
-
6.    Ambil balon dan masukan soda kue tersebut kedalam balon dengan menggunakan corong.
Disini juga tidak terjadi reaksi apa-apa antara balon dengan soda kue.
7.    Botol yang berisi air sitrun tadi masukan ke ujung balon yang berisi soda kue tanpa menaburkan soda kue nya. Lalu masukan karet gelang ke ujung antara botol dengan balon, ikat yang kuat.
Tidak terjadi reaksi
8.    Botol dan balon yang tadi taruh di timbangan. Catatlah berapa massa nya.
Timbangan akan bergerak sesuai beratnya.
9.    Lalu balon yang berisi soda kue tersebut di taburkan ke dalam air yang berisi sitrun itu.
Terjadi reaksi percampuran antara air sitrun dengan soda kue yang menghasilkan gas dan tertahan oleh balon, sehingga balon menjadi besar
10. Setelah balon membesar, timbangan nya lihat lagi dan catat berapa massa nya.
Massa timbangan tidak berubah

*   Data Percobaan
Massa Sebelum Reaksi
Massa Sesudah Reaksi
120 gram
120 gram

*   Foto Hasil Praktikum
  
        1.    Foto memasukan sitrun ke botol


       2.    Foto masukan soda kue ke balon


      3.    Foto memasukan balon ke botol dan menimbang sebelum reaksi


      4.    Foto menumpahkan soda kue


       5.    Foto menimbang setelah reaksi
      







*   Kesimpulan
Dari praktikum tadi maka saya dapat disimpulkan, percampuran antara sitrun dengan soda kue dalam sistem tertutup itu akan menghasilkan massa yang sama. Seperti halnya tadi sebelum reaksi massa nya 120 gram dan sesudah reaksi juga 120 gram. Hal ini sesuai dengan hukum kekekalan massa menurut Antoine Laurent Lavoisier.

















Nur Fatimah. Diberdayakan oleh Blogger.